Mata kuliah : Teori Organisasi Umum
Materi :
KOMUNIKASI
KELOMPOK 2 |
1. Pengertian dan arti
penting komunikasi,
2. Jenis dan Proses Komunikasi
3. Komunikasi Efektif
4. Komunikasi Implikasi manajerial
Nama
kelompok : Uun Ardiyaningrum
Novaldy Prasetyo
Muhammad
ilham
1. Pengertian
dan Arti Penting Komunikasi
Komunikasi adalah "suatu proses dimana seseorang atau beberapa orang, kelompok,
organisasi, dan masyarakat menciptakan, dan menggunakan informasi agar
terhubung dengan lingkungan dan orang lain
Komunikasi adalah suatu proses penyampaian
informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain. Pada
umumnya, komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti
oleh kedua belah pihak. apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti
oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan menggunakan bahasa tubuh, menunjukkan sikap tertentu, misalnya
tersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu. Cara seperti ini disebut
komunikasi nonverbal.
Komunikasi itu penting, melalui komunikasi
seseorang menyampaikan apa yang ada dalam benak pikirannya dan perasaan hati
nuraninya kepada orang lain baik secara langsung maupun tidak langsung, karena
melalui komunikasi seseorang dapat membuat dirinya tidak merasa terasing atau
terisolasi dari lingkungan di sekitarnya. Seseorang punya cara komunikasi
masing-masing, begitu juga dengan cara penyampaiannya harus dengan baik dan
benar, serta dalam keadaan saling terbuka, agar pesan yang disampaikan dapat
diterima dengan jelas dan benar.
2.
Jenis & proses komunikasi
Jenis Komunikasi
1.
Komunikasi lisan dan tertulis
Dasar penggolongan
komunikasi lisan dan tertulis ini adalah bentuk pesan yang akan disampaikan.
Banyak bentuk komunikasi: terutama komunikasi antar pribadi (interpersonal
communication), disampaikan secara lisan. Beberapa studi membuktikan dengan
cara ini akan lebih banyak manfaat serta efisien dalam menyampaikan suatu
informasi.
2.
Komunikasi verbal dan non verbal
Jika dua orang
berinteraksi, maka informasi mengenai perasaan dan gagasan atau ide yang timbul
akan dikomunikasikan.Dalam komunikasi non verbal akan tergambar dengan jelas
apa yang sedang di rasakan seseorang lewat isyarat tubuh (gesture)
3.
Komunikasi kebawah, keatas, dan kesamping
Penggolongan
komunikasi kebawah, keatas, dan kesamping (lateral) ini didasarkan pada arah
aliran pesan-pesan dan informasi didalam suatu organisasi
Proses komunikasi
Secara
ringkas, proses berlangsungnya komunikasi bisa digambarkan seperti berikut.
Komunikator (sender) yang mempunyai maksud
berkomunikasi dengan orang lain mengirimkan suatu pesan kepada orang yang dimaksud.
Pesan yang disampaikan bisa berupa
informasi dalam bentuk bahasa atau melalui
simbol-simbol yang bisa dimengerti kedua pihak.
Pesan (message) itu disampaikan atau dibawa
melalui suatu media atau saluran baik secara langsung maupun tidak langsung.
Contohnya berbicara langsung melalui telepon, surat, e-mail, atau media lainnya. Media (channel) adalah alat yang
menjadi penyampai pesan dari komunikator ke komunikan
Komunikan (receiver) menerima pesan yang
disampaikan dan menerjemahkan isi pesan yang diterimanya ke dalam bahasa yang
dimengerti oleh komunikan itu sendiri. Komunikan
(receiver) memberikan umpan balik (feedback) atau tanggapan atas pesan yang
dikirimkan kepadanya, apakah dia mengerti atau memahami pesan yang dimaksud
oleh si pengirim
3. Komunikasi Efektif
A. Pengertian
- Komunikasi Efektif adalah komunikasi yang mampu menghasilkan perubahan sikap (attitude change) pada orang yang terlibat dalam komunikasi.
- Komunikasi Efektif adalah saling bertukar informasi, ide, kepercayaan, perasaan dan sikap antara dua orang atau kelompok yang hasilnya sesuai dengan harapan.
B. Tujuan dan bentuk komunikasi efektif
> Tujuannya adalah memberi kemudahan dalam memahami pesan yang diberikan.
> Bentuk
komunikasi efektif :
1.
Komunikasi verbal efektif :
- Berlangsung secara timbal balik.
- Makna pesan ringkas dan jelas.
- Bahasa mudah dipahami.
- Cara penyampaian mudah diterima.
- Disampaikan secara tulus.
- Mempunyai tujuan yang jelas.
- Memperlihatkan norma yang berlaku.
- Disertai dengan humor.
2. Komunikasi non verbal :
Yang perlu di perhatikan dalam komunikasi non verbal adalah :
- Penampilan visik.
- Sikap tubuh dan cara berjalan.
- Ekspresi wajah.
- Sentuhan
C. Unsur-unsur dalam membangun komunikasi efektif :
- Berhadapan.
- Mempertahankan kontak mata.
- Membungkuk ke arah lawan bicara
- Berlangsung secara timbal balik.
- Makna pesan ringkas dan jelas.
- Bahasa mudah dipahami.
- Cara penyampaian mudah diterima.
- Disampaikan secara tulus.
- Mempunyai tujuan yang jelas.
- Memperlihatkan norma yang berlaku.
- Disertai dengan humor.
2. Komunikasi non verbal :
Yang perlu di perhatikan dalam komunikasi non verbal adalah :
- Penampilan visik.
- Sikap tubuh dan cara berjalan.
- Ekspresi wajah.
- Sentuhan
C. Unsur-unsur dalam membangun komunikasi efektif :
- Berhadapan.
- Mempertahankan kontak mata.
- Membungkuk ke arah lawan bicara
- Mempertahankan sikap terbuka.
- Tetap relax
- Tetap relax
4. Implikasi Manajerial
Menurut kamus besar Bahasa Indonesia, kata
Implikasi berarti akibat. Kata Implikasi sendiri dapat merujuk ke beberapa
aspek yaitu salah satunya yang dibahas saat ini adalah manajerial atau
manajemen.
Dalam manajemen terdapat 2 implikasi yaitu :
1. Implikasi prosedural meliputi tata cara
analisis, pilihan representasi, perencanaan kerja dan formulasi kebijakan
2. implikasi kebijakan meliputi sifat
substantif, perkiraan ke depan dan perumusan tindakan.
Proses
dalam implikasi manajerial
Proses
ideasi
Tahap pertama dalam suatu proses komunikasi
adalah ideasi (ideation) yaitu proses penciptaan gagasan atau informasi yang
dilakukan oleh komunikator.
Proses encoding
Gagasan atau informasi disusun dalam
serangkaian bentuk simbol atau sandi yang dirancang untuk dikirimkan kepada
komunikan dan juga pemilihan saluran dan media komunikasi yang akan digunakan.
Proses
pengiriman
Gagasan atau pesan yang telah disimbolkan atau
disandikan (encoded) melalui saluran dan media komunikasi yang tersedia dalam
organisasi. Pengiriman pesan dapat dilakukan dengan berbicara, menulis,
menggambar dan bertindak.
Proses
penerimaan
Penerimaan pesan ini dapat melalui proses mendengarkan, membaca,
atau mengamati tergantung pada saluran dan media yang digunakan untuk
mengirimkannya.
Proses
decoding
Pesan-pesan yang diterima diintrepretasikan,
dibaca, diartikan,dan diuraikan secara langsung atau tidak langsung melalui
proses berfikir.
Proses
tindakan
Respon komunikan dapat berbentuk usaha melengkapi informasi,
meminta informasi tambahan, atau melakukan tindakan-tindakan lain.
Daftar
pustaka
Ruben
Brent D dan Lea P Stewart. (2006). Communication and Human Behavior. United
States: Allyn and Bacon
Komala,
Lukiati. 2009. Ilmu Komunikasi: Perspektif, Proses, dan Konteks. Bandung: Widya
Padjadjaran
West,
Richard & Lynn H. Turner. 2007. Introducing Communication Theory. Third
Edition. Singapore: The McGrow Hill companies.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar